Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani menegaskan, partai-partai koalisi pendukung Joko Widodo tetap solid. Pernyataan ini menepis prediksi kader Gerindra Desmond J Mahesa yang menyebut koalisi pendukung Jokowi akan bubar jika salah memilih calon wakil presiden.

“Tentu kami makin solid,” kata Irma saat dihubungi merdeka.com, Rabu (28/3).

Irma mengklaim koalisi pendukung Jokowi yang diisi oleh 5 partai, yaitu PDIP, Golkar, PPP, Hanura dan NasDem tidak hanya mengejar kemenangan semata. Kemenangan Jokowi di Pemilu 2019 hanya jalan untuk lebih menyatukan bangsa yang terbelah karena isu SARA.

“Karena tujuan kami bukan semata mata menang saja, tetapi menang untuk mempersatukan kembali persatuan dan kesatuan bangsa yang sempat terkoyak akibat SARA dan hoaks,” tegasnya.

Koalisi pendukung Jokowi, kata Irma, juga ingin memastikan program-program strategis pemerintahan sekarang seperti infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan serta peningkatan kualitas SDM terlaksana dengan baik.

“Juga untuk memastikan pemerataan pembangunan infrastruktur agar pertumbuhan ekonomi bisa mencapai target, peningkatan kualitas SDM melalui program Indonesia pintar dan menjaga kesehatan masyarakat melalui program BPJS kesehatan juga menjamin keamanan kerja melalui program BPJS Tenaga Kerja,” klaimnya.

Menanggapi ucapan Desmond, Irma menilai koalisi mana pun hingga kini masih cair. “Tetapi sebaiknya kita tidak perlu berandai-andai, bagi kami yang penting itu play to win,” tandas Irma.

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR, Desmond Junaidi Mahesa mengatakan, partainya enggan terburu-buru dalam mendeklarasikan calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto. Gerindra, kata Desmond, akan menunggu poros Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendeklarasikan Calon Wakil Presiden (Cawapres) pendampingnya lebih dulu.

“Kan tidak semua harus kami paparkan tentang kapan deklarasi, kapan caleg. Karena bagi kami di Gerindra dan partai koalisi kami kan kecil. Kenapa kecil? Karena kami menunggu dulu dari pihak Jokowi. Kan Pak Jokowi yang milih wakilnya. Salah pilih wakil, bisa bubar juga partai koalisinya,” kata Desmond.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *